Pendapatan PBB Kota Pekanbaru Alami Tren Positif Awal Tahun 2026


 Pekanbaru, (jelajahperistiwa.com)  - Pendapatan daerah dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mengalami tren positif pada awal tahun 2026. Total pendapatan daerah dari sektor PBB selama hampir dua bulan ini mencapai Rp 5,32 miliar.


Capaian ini sudah memenuhi 50 persen lebih dari target pendapatan PBB pada triwulan I Tahun 2026. Kondisi ini memperlihatkan kebijakan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho untuk menurunkan tarif PBB memberi stimulus bagi warga kota.

Total secara keseluruhan penerimaan pendapatan daerah capai Rp 120 miliar. Pendapatan ini dari rentang Januari hingga 12 Februari 2026.

"Kebijakan ini tidak hanya memberi keringanan terhadap masyarakat dalam memenuhi kewajiban PBB, tapi juga berdampak terhadap peningkatan PAD," terang Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan.

Pihaknya mencatat pendapatan PBB mengalami peningkatan dalam satu bulan belakangan. Apalagi dibandingkan capaian pendapatan PBB tahun 2025.

Pendapatan PBB tahun 2025 berkisar Rp 3 miliar. Sedangkan hingga 12 Februari 2026 lalu pendapatan PBB mencapai 5,32 Miliar.

"Realisasi kali ini pada bulan yang sama dibanding tahun lalu ada kenaikan 77 persen," paparnya.

Peningkatan pendapatan PBB pada awal tahun ini dampak penurunan PBB sektor perkotaan yang mencapai 70 persen mulai tahun 2026. Kondisi ini membuat masyarakat yang bisa merasakan stimulus seratus persen PBB sektor perkotaan tahun ini jadi lebih banyak.

Penerima stimulus seratus persen untuk pembayaran PBB sektor perkotaan di Kota Pekanbaru tahun 2026 mengalami peningkatan. Ada hampir seratus ribu pemegang Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) mendapat stimulus PBB sektor perkotaan tahun ini. (Kominfo7/RD2)


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال