Wakil Bupati Kampar Resmikan Mssjid Al-Fitriyah dan Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H


 


Tambang,- (jelajahperistiwa.com) Wakil Bupati Kampar Dr.Misharti.S.Ag.M.Si meresmikan Masjid Al-Fitriyah sekaligus peringati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H di Komplek YPI Tasnur Riau Desa Kualu Kecamatan Tambang, Jum’at (16/1).


Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Camat Tambang di wakili oleh Plt.Sekretaris Camat, Forkopimcam Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Dr.Saidul Amin.MA, Pendiri Masjid Al Fitriyah Tantasir Hasyim, Ninik mamak dan seluruh yang mengikuti kegiatan tersebut.


Dalam sambutannya Wakil Bupati Dr.Misharti.S.Ag.M.Si menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar YPI Tasnur Riau atas dedikasinya membangun fasilitas ibadah yang representatif.


"Masjid bukan sekadar bangunan fisik dengan kubah yang megah tetapi Masjid ini harus menjadi pusat pendidikan islam untuk generasi muda kita terutama yang ada di Komplek YPI Tasnur untuk dibentuk melalui nilai-nilai Al-Qur'an dan Sunnah," ujar Misharti.


Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam menciptakan masyarakat Kampar yang agamis dan cerdas. Menurutnya, pembangunan masjid di lingkungan sekolah merupakan langkah strategis untuk menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual para siswa.


Puncak acara ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Dr. Misharti, didampingi oleh jajaran pengurus yayasan dan Camat Tambang. Setelah itu, dilakukan penandatanganan prasasti sekaligus pembukaan selubung nama masjid Al-Fitriyah.


Setelah prosesi peresmian, acara dilanjutkan dengan tabligh akbar memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Dalam tausiyah yang disampaikan, ditekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj adalah mukjizat besar yang membuktikan kekuasaan Allah SWT.


Dr. Misharti dalam pesannya mengajak jamaah untuk memaknai Isra Mi’raj. Yaitu "Jika Rasulullah menembus Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat, maka kita sebagai hamba-Nya harus mampu menembus batas kemalasan dan ketidaktahuan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih peduli pada sesama," tuturnya.


Beliau juga mengingatkan bahwa di tahun 1447 H ini, tantangan zaman semakin besar, terutama bagi generasi muda. Masjid harus menjadi benteng pertahanan dari pengaruh negatif digitalisasi yang tidak terfilter.


Selanjutnya, Pendiri Masjid Al Fitriyah Tantasir Hasyim dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kampar. Pembangunan Masjid Al-Fitriyah ini merupakan hasil swadaya dan bantuan dari berbagai donatur yang peduli terhadap pendidikan Islam.


"Kami berkomitmen menjadikan masjid ini sebagai wadah untuk menimba ilmu islam bagi santri kami dan masyakat sekitar. Terima kasih Ibu Wakil Bupati atas motivasi dan arahannya," ungkapnya.(Prot-dokpim)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال