PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendukung kegiatan Youth Green Policing Eco Academy yang digelar Polda Riau di GOR Tribuana,Polda Riau di GOR Tribuana, Kamis (15/1/2026) pagi. Walikota Pekanbaru, H Agung Nugroho menghadiri langsung kegiatan yang ditaja Polda Riau. Saat kegiatan, Walikota Agung didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy. "Kita mendukung penuh kegiatan Youth Green Policing Eco Academy yang ditaja oleh Polda Riau. Tentu ini sejalan dengan visi Kota Pekanbaru green city," ujar Walikota Agung. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy menambahkan, Pemerintah Kota Pekanbaru saat ini menjalankan satu gerakan, yakni gerakan satu siswa satu polybag. "Gerakan yang juga mengarah kepada pelajar SD dan SMP, diinisiasi oleh bapak kepala daerah untuk mendukung green city ini, gerakan satu siswa satu polybag. Tanaman-tanaman hortikultura, seperti cabe rawit, tomat, yang bermanfaat untuk ketahanan pangan. Gerakan satu siswa satu polybag ini dimana menjadikan tanaman tersebut sebagai media pembelajaran kokurikuler," terang Syafrian Tommy. Harapannya, disampaikan Syafrian Tomi, dengan adanya gerakan tersebut, selain keilmuan, peserta didik juga memiliki karakter yang peduli dan cinta terhadap lingkungan. "Kita mengintegrasikan satu siswa satu polybag di dalam kokurikuler, sehingga terintegrasi di dalam pembelajarannya. Sehingga kita bisa ciptakan anak-anak yang peduli terhadap lingkungan, memiliki karakter peduli terhadap lingkungan, ketahanan pangan, juga anak-anak yang memiliki pengetahuan," ujarnya. Kegiatan yang digelar di GOR Tri Buana Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, dihadiri langsung Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, dan juga hadir founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, Guru Besar Filsafat Sosial Universitas Negeri Jakarta Robertus Robet, dan Aktivis Lingkungan Sherly Annavita.(Kominfo9/rd3)


 Pekanbaru,(jelajahperistiwa.com)  - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, pada tahun ini berencana membangun lapangan mini soccer di setiap kecamatan. Nantinya, sarana olahraga ini dapat dimanfaatkan oleh warga secara gratis.


Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan bahwa nantinya warga bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah tersebut tanpa harus membayar.

"Mini soccer ini biasanya disewa satu jam nya itu Rp800 ribu, tapi ini murni tidak dipungut biaya apapun. Fasilitas ini kita akan usahakan dibangun di 15 kecamatan di Pekanbaru," kata Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, Kamis (15/1/2026).

Saat ini, satu lapangan mini soccer telah dibangun Pemerintah Kota Pekanbaru di kawasan eks Kantor Dinas Kesehatan Pekanbaru, Jalan Melur, Kecamatan Sukajadi.

Wako menyebut, bahwa pihaknya bakal meresmikan fasilitas olahraga warga itu pada akhir pekan ini. Warga Kecamatan Sukajadi khususnya, sudah bisa memanfaatkan sarana olahraga gratis itu.

"Syarat nya hanya satu. Ketika masuk bersih, pulang kondisi lapangan juga harus bersih. Masyarakat harus mendapatkan tempat yang layak untuk berolahraga tanpa mengeluarkan biaya," jelas Wako.

Wako menambahkan, rencana pembangunan lapangan mini soccer di setiap kecamatan ini, Pemko juga akan menggandeng pihak swasta yang lapangan ini diperuntukkan untuk masyarakat banyak. (Kominfo8/RD2)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال