Pekanbaru, (jelajahperistiwa.com) - Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (Ikasmansa) Pekanbaru akan menggelar Reuni Akbar dan yang akan berlangsung pada Ahad (31/8/2025). Acara ini menjadi reuni akbar kedua setelah sebelumnya digelar pada tahun 2015.
Setelahnya, juga akan digelar Kongres Ikasmansa pada hari Senin (1/9/2025).
Sekretaris Jenderal Ikasmansa Pekanbaru, Priyo Anggoro, mengatakan kegiatan puncak reuni akbar akan dipusatkan di depan SMA Negeri 1 Pekanbaru, Jalan Sultan Syarif Kasim.
"Agenda dimulai dengan fun walk sejauh 1,6 kilometer. Rutenya dari SMA 1 menuju Jalan Hang Tuah, lalu Diponegoro, hingga berakhir di Kartini dan kembali ke SMA 1. Peserta berasal dari angkatan 1967 hingga angkatan termuda 2025," ujar Priyo, Jumat (29/8/2025).
Selain jalan sehat, lanjut Priyo, berbagai kegiatan juga disiapkan. Mulai dari upacara bendera, pemotongan kue, lomba yel-yel, parade antarangkatan, donor darah, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
"Total ada 66 angkatan, dan sekitar 40 angkatan sudah memastikan hadir. Acara berlangsung dari jam 6 pagi sampai 6 sore, dengan melibatkan UMKM, terutama kuliner," tambahnya.
Ia menyampaikan bahwa panitia telah melakukan koordinasi dengan kepolisian, Dishub, Dinas Kesehatan, Damkar, dan Satpol PP untuk kelancaran acara.
"Akan ada penutupan jalan di sekitar lokasi acara pada Minggu, dan kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Targetnya, Senin kondisi sudah kembali normal," Cakapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Reuni Akbar Eva Nora menambahkan, sejumlah tokoh nasional dan daerah yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Pekanbaru juga akan hadir.
"Di antaranya pak Edy Natar, SF Hariyanto, serta beberapa nama lain seperti Septina, Karmila, Farida Saad, dan Sewitri. Bahkan ada alumni yang datang dari Australia," ungkapnya.
Sementara untuk Kongres Ikasmansa akan dilaksanakan pada Senin (1/9/2025) di Grand Elite Hotel. Agenda utama adalah pemilihan ketua umum baru.
“Sesuai AD/ART, Ketua Umum saat ini, Anto Rahman, tidak bisa maju lagi untuk periode ketiga. Jadi kongres nanti akan menjadi momentum memilih pemimpin baru,” kata Eva.
Menurut Eva, hingga kini sudah ada lebih dari 3.000 alumni yang mendaftar untuk menghadiri reuni akbar dan kongres ini. CAKAPLAH